Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menantikan Pertolongan Tuhan Ratapan 3:26

Ratapan 3:26 (TB) "Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN."

Keadaan yang tetap sama, dengan cara pandang yang baru, merupakan anugerah dari Allah. Inilah penantian, terus matikan. Kuasa dosa dan nafsu daging biar segala penderitaan membuat kita berkata. ALLAH SAJA BAGIANKU. Yeremia yang menulis kitab Ratapan, sedang melihat satu realita yang menyakitkan hati.

Tidak akan pernah kebahagiaan yang seperti kita inginkan selama di dunia. Kecuali kita ada di dalam Kristus. Sama seperti Yeremia yang berkata, Allah Engkaulah pertolonganku. Betapa nikmatnya menantikan pertolongan Allah, betapa ini memberikan jiwa kekuatan.

Ketenangan batin, ketenangan jiwa, hati yang bersukacita. Cinta yang semakin hari semakin bertumbuh. Rasa yang tidak bisa kita ungkapkan, tetapi inilah kepuasan yang jiwa ini rindukan. Hanya dekat Allah saja hatiku tenang, hanya pada Dia pertolonganku. Dialah sumber kehidupan dan penantian yang teguh tak akan aku goyah.

Melihat kepada Kristus yang telah memberikan nyawa-Nya, sehingga Anda dan saya dengan berani. Menghadap Dia yang Mahakudus dan suci dan mulia dan kekaguman ini biarlah untuk-Nya dan bagi-Nyalah segala pujian sampai selama-lamanya, AMIN.

Posting Komentar untuk "Menantikan Pertolongan Tuhan Ratapan 3:26"