Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Merenungkan Kitab Pengkotbah 1:1-2 Sia-sia Semua Sia-sia

Merenungkan Kitab Pengkotbah 11-2 Sia-sia Semua Sia-sia

Pengkotbah 1:1-2 (TB) Inilah perkataan Pengkotbah. Anak Daud, raja di Yerusalem. Kesia-siaan belaka, kata  pengkotbah, Kesia-siaan belaka, segala sesuatu sia-sia.

Pertama kali saya membaca kitab Pengkotbah kelas 3 SMP, saya memiliki berjuta-juta bertanyaan mengapa Salomo mengawali kitab ini dengan begitu buruk. 

Saya akui masa SMP kehidupan saya masih ada di dalam kenyamanan dan yang saya pandang adalah kehidupan yang harus saya nikmati tanpa keluhan.

Namun mari kita lihat dunia yang ada sekarang! Diamlah sejenak dan berpikirlah dalam kesunyian. Lihat baik-baik dan bawalah diri Anda masuk dalam setiap kata yang Salomo tuliskan.

Saya mendapati 3 hal penting di awal kitab Pengkotbah, dapat Anda tuliskan dan menjadi bahan perenungan Anda.

1. Kitab Pengkotbah mengajarkan saya satu realita dunia dan membawa saya benar-benar pada pemikiran yang realistis? Cara pandang seperti apa yang Anda dapatkan cobalah renungkan!

2. Kitab Pengkotbah membawa saya pada kehidupannya yang saya rasa mustahil untuk Salomo bisa berkata “sia-sia” renungkanlah dan cobalah Anda cari latar belakang kehidupan Salomo? Apa yang ia kerjakan, seberapa banyak isterinya, dan semua hal yang bisa ia nikmati di dunia.

3. Kitab Pengkotbah membawa saya kepada Kristus, Yesus yang disalibkan. Bagaimana Anda bisa merenungkan sesuatu yang Sia-sia dan pada saat yang sama memikirkan Yesus yang disalibkan.

Jika pengkotbah modern mengajarkan bahwa masa depan Anda cerah, masa depan Anda akan sukses. Bahwa semuanya baik-baik saja. Pengkotbah Kuno dengan jujur memberikan Anda dan saya nasehat bahwa semua hal yang kita perjuangkan untuk diri kita adalah sia-sia.

Salomo tidak kurang kaya, ia menikmati semua kehidupan dengan banyaknya isteri saya tidak ingin memberitahukan Anda tentang ini. Saya sangat berharap Anda mencarinya sendiri dan merenungkan. Tapi saya membawa Anda pada Kristus.

Pengharapan sejati hanya ada dalam Yesus salib yang di mana semua hukuman dosa saya  diterima oleh-Nya dan kemuliaan-Nya memberikan saya kepuasan sejati. 

Jika Salomo mengatakan semua sia-sia, saya ingin memberitahukan Anda ketika Anda mengambil kehendak Kristus, megambil rancangan Kristus, mengambil semua hal yang Kristus berikan kepada Anda.

Anda akan menemukan jenis penderitaan yang menyiksa daging Anda tetapi pada saat yang sama kepuasan jiwa, kepuasan batin, pertobatan yang sejati, dan  terang yang bercahaya dengan jelas melingkupi diri Anda. 

Cara pandang yang benar akan dunia akan Anda miliki dan cara pandang kekekalan akan Anda nikmati ketika semua yang sia-sia dalam dunia semakin nyata-nyata dan kehidupan di dalam Kristus. 

Saya harap Anda bergumul bersama saya, Roh Kudus memberikan kita pengertian. Amin

Posting Komentar untuk " Merenungkan Kitab Pengkotbah 1:1-2 Sia-sia Semua Sia-sia"