Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perenungan Pengkotbah 1:8 Semuanya Membosankan Lalu APA?

Pengkotbah 1:8 (TB) Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.

Pada perenungan sebelumnya, Pengkotbah memberikan Anda dan saya pertanyaan APA GUNANYA HIDUP? Ini merupakan pencarian makna yang sangat esensial di cari semua orang.

Pada ayat 8 kita belajar betapa membosankannya kehidupan ini, dunia berjalan semestinya, matahari terbit dan terbenam air mengalir dan semuanya terjadi begitu saja.

Anda dan saya di sini ada untuk hidup, tanpa kepuasan. Jika Salomo dengan semua kekayaannya dengan semua hikmatnya. Kehidupan yang benar-benar berkelimpahan dapat berkata dengan jujur bahwa kehidupannya membosankan. 

Ini adalah satu ungkapan hati yang kekal, ungkapan yang mencari sesuatu yang lebih mulia, lebih indah, lebih hebat, dan lebih memuaskan dari pada semua hikmat dan kekayaannya.

Saudaraku mari lihat kehidupan Anda dan saya sekarang, ayo kita renungkan ini, Kembali ke pertanyaan kemarin untuk APA ANDA HIDUP?

Lalu apa yang sebenarnya jiwa kita cari, apa yang salah dengan semua kekayaan, pekerjaan, dan kehidupan. Sehingga semuanya membosankan dan tidak jarang ada orang yang bunuh diri karenanya.

Jawaban pertanyaan ini, ada di dalam Kristus, yaaaa hanya ada dalam Dia. OOoooo kiranya anugerah Kristus melimpah atas kita dan damai sejahtera-Nya melimpah.

Yohanes 14:27 (TB) "Damai sejahtera Ku tinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu."

Saya tidak ingin menyampaikan Injil yang murahan dengan mengatakan “percayalah kepada Yesus maka Anda akan damai sejahtera.” Ini adalah Injil yang salah, kacau dan berpusat pada manusia dan tidak memuliakan Kristus dan Allah.

Saya ingin dengan tegas menuliskan, untuk damai sejahtera Kristus Anda harus menjadi MILIK-NYA atau tidak samasekali. Untuk damai sejahtera Kristus Anda harus sadar Anda adalah pendosa hakikat dosa adalah melawan Allah, hak Anda hanya kebinasaan kekal. 

Anda adalah musuh Allah, pendosa pemberontak ada di dalam kematian kekal, inilah realitanya Anda dan saya. Untuk damai sejahtera Kristus, Anda harus bertobat atau tidak samasekali dan binasalah.

Anda dan saya harus mengambil kehidupan Kristus, ambisi Kristus, cita-cita Kristus dan berjalan bersama-sama Dia, dididik oleh-Nya agar Anda semakin membenci dosa atau tidak samasekali dan binasalah dan hiduplah dalam kebosanan nikmatilah dosa Anda.

Damai sejahtera Kristus sangat mahal saudaraku, kita harus mengakui bahwa kita bukanlah tuhan atas diri sendiri. 

Anda harus tunduk, taat, dan hidup untuk Kristus dan terimalah damai sejahtera-Nya. Bagian ini saya tegas, keputusan ditangan Anda, ini adalah keputusan hidup dan mati. Maka bergumullah, Roh Kudus memampukan Anda. AMIN

Posting Komentar untuk " Perenungan Pengkotbah 1:8 Semuanya Membosankan Lalu APA?"