Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Himne John Newton (1725 - 1807)

 Aku meminta agar aku bertumbuh

dalam iman, kasih, dan segala kemurahan;

Agar keselamatan-Nya semakin dikenal;

Dan lebih sungguh mencari wajah-Nya...


Aku berharap pada waktunya

Dia menjawab permintaanku; 

Dan melalui kuasa kasih-Nya

Segala dosaku ditaklukan - dan menangkan aku.


Tapi sebaliknya, Dia membuat aku merasakan

Segala kejahatan hatiku;

Dan membiarkan kuasa murka neraka

Menyerang jiwaku di segala sisi.


Terlebih lagi, tangan-Nya sendiri sepertinya

Sengaja memperbesar celakaku;

Menghancurkan semua rancanganku,

Menghancurkan tanamanku, dan membuat aku rendah.


Dengan gentar aku berseru, "Tuhan, mengapa demikian"

"Akankah Engkau membuat cacing ini mati?"

Tuhan menjawab, "Seperti inilah,"

"Aku menjawab doa minta iman dan kasih karunia.

Aku menggunakan berbagai kesusahan jiwa ini, 

Dari diri, kesembongan, untuk membebaskan engkau;

Dan menghancurkan kesenangan duniawi dari semua hal itu,

Agar engkau menemukan semuanya di dalam Aku."


Kita juga tidak boleh lupa Allah juga memberikan kesulitan dan kekecewaan kepada Yunus. Pertama Allah memberikan angin ribut yang mengancam jiwa. Kedua Allah mengambil pohon yang telah memberi kenyamanan bagi dia. 

Sesuatu yang dia cintai layu dan mati. Mengapa Allah melakukannya? Karena dia sedang berbelas kasih dan melakukan pembenahan rohani untuk mengeluarkan berhala di dalam hati Yunus. Maka Himne di atas adalah Himne tentang perikop di mana Yunus menerima kasih karunia belaskasihan Allah (Yunus 1:17 dan 4;10-11).

Kiranya Anda dan saya merasakan penderitaan jiwa yang sama, sampai pada titik kita menemukan kepenuhan sejati yang hanya di dalam Kristus. Berdoalah untuk kegelapan yang menakutkan ini, di dalam penyertaan Ilahi yang berbelas kasih, untuk menghancurkan hati yang memproduksi berhala setiap hari. Roh Kudus memampukan kita, Amin

Tulisan Timothy Keller berjudul "Nabi Yang Melarikan Diri" 148.

Posting Komentar untuk "Himne John Newton (1725 - 1807)"