Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kefanaan Manusia

Satu hal yang saya sadari, apa pun yang saya kejar, apa pun yang saya gumulkan dan apa pun itu yang terlihat menyenangkan saya pada dasarnya berlari melangkah menuju liang kubur yang kapan saja bisa sampai tanpa aba dan pemberitahuan. 

Jadi adakah Injil yang menyenangkan saya, adakah salib jalan saya, adakah penyangkalan diri, adakah cita-cita saya menjadi sangat tidak berguna ketika melihat cita-cita Kristus yang menyadarkan akhir dari perjalanan adalah tubuh jasmani yang MEMBUSUK. Ampunilah manusia yang bodoh ini TUHAN.

Posting Komentar untuk "Kefanaan Manusia"